Daftar periksa untuk panitia pembangunan: dari pengukuran, pemilihan material, desain motif, hingga spesifikasi yang wajib tertulis di penawaran.
Oleh Tim Kubah Kencana

Kubah adalah mahkota masjid dan biasanya menjadi salah satu pos anggaran terbesar. Agar hasilnya sesuai harapan jamaah, berikut tujuh hal yang sebaiknya dibahas panitia pembangunan sebelum memesan.
1. Pastikan ukuran dan struktur
Ukur diameter ring balok dengan teliti dan pastikan struktur bangunan siap menerima beban kubah. Survei lokasi oleh kontraktor membantu memastikan ukuran dan kondisi struktur sebelum produksi. Baca juga cara mengukur dan menghitung luas kubah.
2. Pilih material sesuai anggaran dan kebutuhan
Kubah enamel unggul dalam kilau dan ketahanan warna jangka panjang, sedangkan galvalum menawarkan pilihan warna lebih bebas dengan harga lebih ekonomis. Lihat perbandingan lengkapnya.
3. Sepakati desain, motif, dan warna
Minta gambar desain motif sebelum produksi dimulai. Pertimbangkan warna yang serasi dengan dinding, menara, dan lingkungan sekitar masjid.
4. Minta spesifikasi tertulis
Penawaran yang baik mencantumkan secara jelas:
- Jenis dan ukuran rangka (mis. pipa galvanis, tebal 1,6 mm)
- Jenis dan tebal panel
- Jenis lapisan atau coating
- Waterproofing yang dipakai
- Bahan makara dan plafon
Spesifikasi tertulis memudahkan panitia membandingkan penawaran dan memeriksa hasil pekerjaan.
5. Bahas jadwal dan pengiriman
Untuk lokasi di luar kota atau luar pulau, tanyakan jadwal fabrikasi, cara pengiriman panel, dan kebutuhan di lokasi seperti akses atap dan tempat penyimpanan material.
6. Rencanakan plafon kubah sekaligus
Plafon kaligrafi sebaiknya direncanakan bersamaan dengan kubah agar ukuran, motif, dan jadwal pemasangannya selaras.
7. Serah terima dan perawatan
Periksa kubah bersama panitia saat serah terima. Tanyakan juga cara perawatan yang dianjurkan serta ketentuan purna jual yang berlaku.
Ingin berdiskusi tentang rencana kubah masjid Anda? Hubungi tim kami — konsultasi tidak dipungut biaya.
Bagikan artikel ini



